AAUI Medan consults with the North Sumatra Financial Services Authority (OJK) on strengthening insurance knowledge and inclusion
The Indonesian General Insurance Association (AAUI) Medan met with the Financial Services Authority (OJK) of North Sumatra province to introduce its new board and discuss work plans and collaboration aimed at strengthening the insurance sector in North Sumatra.
The delegation was received by the Head of OJK North Sumatra, Triyoga Laksito, along with Director Nuzul and Paramita Yulia Nasution. During the meeting on Wednesday, August 26, 2026, AAUI Medan introduced its new board and members.
LATEST NEWS: The new Audi Q5 SUV: the latest model in the Audi Q series
In addition to the board introduction, AAUI Medan presented plans for a series of activities surrounding Insurance Day; these will form a key part of the agenda to provide the public with greater insight into the benefits and importance of insurance.
AAUI Medan also outlined its future work plan, which is designed to align with OJK programs—particularly those with a direct impact on the community.
The AAUI Medan leadership also requested support and guidance from the OJK for the implementation of various programs, including Insurance Day.
In response, OJK North Sumatra expressed its support for AAUI Medan’s planned activities. The OJK indicated its willingness to support and attend the Insurance Day event organized by AAUI Medan.
LATEST NEWS: Ministry of Manpower Strengthens Protection for Indonesian Migrant Workers in Japan
The OJK also encouraged AAUI Medan to make optimal use of SiMolek, both for Insurance Day and for various other activities aimed at promoting financial literacy.
“The use of this educational tool is expected to boost financial literacy and improve public understanding of insurance products and benefits,” said Triyoga Laksito, Head of the OJK (Financial Services Authority) for North Sumatra.
During the hearing, the OJK emphasized the importance of the AAUI playing an active role in educating the public so that more people understand the importance of insurance. This aligns with the OJK’s agenda to improve financial literacy and inclusion.
AAUI Medan is also expected to serve as a forum for fostering camaraderie, coordination, and collaboration among all its members. By strengthening communication between members, AAUI aims to launch programs that deliver tangible benefits to the community while simultaneously strengthening the insurance sector in North Sumatra.
LATEST NEWS: The August 27th protest: balancing unrest, trust, and the need for a cool head
The Financial Services Authority (OJK) also encourages AAUI Medan to continue strengthening its relationship with the OJK as the regulator and to improve communication with various other institutions within the insurance sector.
Collaboration with other sectors—such as banking, SMEs, and other related institutions—is considered crucial for expanding educational outreach and creating more effective programs.
One highlighted opportunity for collaboration is the BIK program, which can be utilized to reach communities across various regions. Through this initiative, AAUI Medan can act as an information resource, providing insights into the benefits of insurance and the importance of risk management.
Efforts to share knowledge about insurance are also expected to extend to various segments of society, particularly university students. Early education on insurance and risk management is considered crucial for the younger generation to develop a solid understanding of risk management and future financial planning.
LATEST NEWS: Mayor of Binjai Signs Memorandum of Agreement with the Langkat Sultanate to Promote Malay Cultural Traditions
In addition to its educational role, AAUI Medan is expected to coordinate various current issues within the insurance sector—particularly in North Sumatra—and relay them to the Financial Services Authority (OJK) to serve as a basis for communication and coordination between market participants and regulators.
AAUI Medan is also encouraged to actively participate in the Financial Services Sector Communication Forum (FKIJK) as part of efforts to strengthen coordination and synergy with other financial service sectors.
On this occasion, the OJK also provided input to insurance companies affiliated with AAUI Medan, urging them to consistently collaborate with insurance partners and supporting entities that possess a good reputation and are both professional and credible.
This step is crucial for ensuring the quality of service provided to the public and minimizing potential issues in the delivery of insurance services.
The OJK further stated that the new OJK building would be made available for use by AAUI Medan to support the implementation of various work programs, including the use of a multi-purpose room for relevant activities.
LATEST NEWS: Indonesia addresses labor market changes at ASEAN forum
During this meeting, the OJK received up-to-date information from AAUI Medan regarding OJK regulations—such as provisions or adjustments to rates for home and motor insurance—which will be forwarded to the OJK headquarters.
The meeting marked a significant milestone in strengthening the relationship between AAUI Medan and the North Sumatra OJK. “This closer collaboration is expected to enhance insurance knowledge, better inform the public, and strengthen cooperation among market players and related institutions,” said Dina Alfanita Sianipar, Chairperson of AAUI Medan.
The event concluded with an informal gathering and a group photo, underscoring the commitment to further developing communication, coordination, and collaboration among AAUI Medan, the OJK, and various other stakeholders. ***rel
AAUI Medan Audiensi dengan OJK Sumatera Utara, Bahas Penguatan Literasi dan Inklusi Asuransi
Pengurus Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Medan melakukan audiensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membahas rencana kerja dan kolaborasi penguatan industri perasuransian di Sumatera Utara.
Audiensi tersebut diterima oleh Kepala OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksito, Direktur Nuzul, serta Paramita Yulia Nasution. Dalam pertemuan tersebut, pengurus AAUI Medan memperkenalkan jajaran pengurus baru beserta anggota AAUI Medan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Selain perkenalan kepengurusan, AAUI Medan menyampaikan rencana rangkaian kegiatan Insurance Day yang akan menjadi salah satu agenda penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya asuransi.
AAUI Medan juga memaparkan rencana kerja ke depan yang akan diselaraskan dengan program-program OJK, khususnya program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Pengurus AAUI Medan turut memohon dukungan serta arahan OJK dalam pelaksanaan berbagai program, termasuk penyelenggaraan Insurance Day.
Menanggapi hal tersebut, OJK Sumatera Utara menyampaikan dukungan terhadap rencana kegiatan AAUI Medan. OJK menyatakan siap mendukung dan menghadiri kegiatan Insurance Day yang akan diselenggarakan AAUI Medan.
OJK juga mendorong AAUI Medan untuk memanfaatkan SiMolek secara maksimal, baik dalam kegiatan Insurance Day maupun berbagai kegiatan literasi keuangan lainnya.
”Pemanfaatan sarana edukasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan literasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk serta manfaat asuransi,” ujar Kepala OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksito.
Dalam audiensi tersebut, OJK menekankan pentingnya peran aktif AAUI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya berasuransi. Hal ini sejalan dengan agenda OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
AAUI Medan juga diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi, koordinasi, dan kolaborasi bagi seluruh anggotanya. Dengan semakin kuatnya komunikasi antaranggota, AAUI diharapkan mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat industri asuransi di Sumatera Utara.
OJK juga mendorong AAUI Medan untuk terus memperkuat hubungan dengan OJK sebagai regulator serta membangun komunikasi dengan berbagai lembaga lain yang berkaitan dengan industri asuransi.
Kolaborasi dengan sektor lain, seperti perbankan, UMKM, dan lembaga terkait lainnya, dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi dan menciptakan program yang lebih berdampak.
Salah satu peluang kolaborasi yang disoroti adalah program BIK, yang dapat dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut, AAUI Medan dapat berperan sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat asuransi serta pentingnya manajemen risiko.
Literasi asuransi juga diharapkan dapat diperluas ke berbagai segmen masyarakat, terutama mahasiswa dan pelajar. Edukasi sejak dini mengenai asuransi dan manajemen risiko dinilai penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola risiko dan merencanakan keuangan di masa depan.
Selain menjalankan fungsi edukasi, AAUI Medan juga diharapkan dapat mengoordinasikan berbagai isu yang berkembang di industri asuransi, khususnya di Sumatera Utara, untuk kemudian disampaikan kepada OJK sebagai bahan komunikasi dan koordinasi antara pelaku industri dengan regulator.
AAUI Medan juga didorong untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan industri jasa keuangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, OJK turut memberikan masukan kepada perusahaan-perusahaan asuransi yang menjadi anggota AAUI Medan agar senantiasa bekerja sama dengan mitra asuransi maupun pihak pendukung yang memiliki reputasi baik, profesional, dan kredibel.
Langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus meminimalkan potensi permasalahan dalam penyelenggaraan layanan asuransi.
OJK juga menyampaikan bahwa gedung OJK yang baru nantinya dapat dimanfaatkan oleh AAUI Medan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program kerja, termasuk penggunaan ruang serbaguna untuk kegiatan-kegiatan yang relevan.
OJK berterima kasih atas aktifnya asosiasi seperti AAUI untuk memperkuat posisi organisasi kolaborasi dengan OJK dalam koordinasi dengan instansi terkait seperti dengan Polda & Kejaksaan serta penegak hukum dalam penanganan kejahatan asuransi.
Pada kesempatan pertemuan ini OJK menerima masukan yang bersifat pengkinian masukan untuk regulasi OJK dari AAUI Medan dan akan di teruskan kepada OJK Pusat, seperti ketentuan atau penyesuaian tarif rate property dan Motor Vihaicel.
Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara AAUI Medan dan OJK Sumatera Utara. “Sinergi yang semakin erat diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi asuransi, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antar pelaku industri dan lembaga terkait,” kata Dina Alfanita Sianipar, Ketua AAUI Medan.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara AAUI Medan, OJK, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. ***rel
